Kuliah Tamu Bersama Dosen Thaksin University: Nureeman Jahyeh Berbagi Wawasan tentang Pendidikan di Thailand
Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mengadakan kuliah tamu internasional yang menghadirkan Nureeman Jahyeh, dosen dari Faculty of Education, Thaksin University, Thailand. Acara ini berlangsung di Gedung Prodi BK, dan diikuti antusias oleh mahasiswa BK.
Dalam
kuliah tamu ini, Nureeman Jahyeh memaparkan berbagai wawasan seputar sistem
pendidikan di Thailand, khususnya di Thaksin University yang terletak di
wilayah selatan negara tersebut. Ia menjelaskan bahwa Thaksin University
memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan pendidikan berbasis budaya lokal
dan pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan misi membentuk pendidik dan
konselor yang profesional serta berintegritas tinggi.
"Thaksin
University bukan hanya tempat belajar, tapi juga ruang tumbuh bagi para calon
pendidik dan konselor untuk memahami realitas sosial, budaya, dan psikologis
masyarakat Thailand," ujar Nureeman Jahyeh dalam pemaparannya.
Mahasiswa
BK UNESA terlihat antusias mengikuti sesi diskusi, terlebih saat Nureeman
berbagi tentang praktik konseling di sekolah-sekolah Thailand, pendekatan
multikultural yang diterapkan, serta tantangan dan peluang konselor pendidikan
di era global.
Acara ini
juga menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan budaya antara Indonesia dan
Thailand. Nureeman menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari UNESA dan
berharap akan ada kolaborasi akademik lanjutan antara kedua universitas, baik
dalam bentuk pertukaran pelajar, penelitian bersama, maupun proyek pengabdian
masyarakat internasional.
Dosen BK
UNESA, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi
program studi serta memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami praktik
bimbingan dan konseling dari perspektif global.
Dengan
adanya kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan mendapatkan inspirasi serta
pemahaman lintas budaya yang lebih luas untuk diterapkan dalam praktik
konseling di Indonesia, sekaligus membuka peluang jejaring internasional dalam
bidang pendidikan.
Penulis:
Yunica Putri Arfianti