PKKMB Prodi S1 BK UNESA 2026 Bekali Mahasiswa Baru untuk Tumbuh, Beradaptasi, dan Berkontribusi dalam Pendidikan Berkualitas
SURABAYA – Memasuki lingkungan perguruan tinggi merupakan fase baru bagi setiap mahasiswa. Perubahan dari kehidupan sekolah menuju dunia akademik membawa tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan belajar, tetapi juga kemampuan beradaptasi, membangun relasi, mengenali lingkungan kampus, serta mulai merancang perjalanan akademik dan pengembangan diri.
Menyadari pentingnya fase tersebut, Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA) menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Prodi Bimbingan dan Konseling 2026 pada 20 Agustus 2026. Kegiatan menjadi bagian dari proses awal mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, sistem pendampingan, kehidupan kemahasiswaan, serta budaya akademik di Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling.
Rangkaian kegiatan dirancang tidak hanya sebagai agenda penyambutan, tetapi sebagai proses orientasi yang membantu mahasiswa memahami lingkungan belajar dan berbagai sumber dukungan yang tersedia selama menempuh pendidikan. Berdasarkan susunan acara, kegiatan diawali dengan registrasi dan briefing panitia, kemudian dilanjutkan dengan pengondisian serta absensi peserta, tour program studi, kepenasehatan bersama Dosen Pembimbing Akademik (DPA), sharing session bersama fasilitator, hingga rangkaian kegiatan bersama di Gedung O5 Lantai 3 FIP UNESA.
Pengenalan lingkungan program studi menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa baru diajak mengenal ruang dan lingkungan Prodi S1 BK sehingga sejak awal memiliki gambaran mengenai tempat mereka akan belajar, berinteraksi, dan mengembangkan diri selama masa studi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kepenasehatan bersama DPA yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mulai memahami pentingnya perencanaan akademik dan komunikasi dengan dosen pembimbing.
Aspek akademik juga diperkuat melalui sesi berbagi bersama fasilitator. Mahasiswa baru tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mendengar pengalaman dan perspektif yang dapat membantu mereka beradaptasi dengan kehidupan perkuliahan. Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun rasa percaya diri dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi lingkungan akademik yang baru.
Kegiatan berlanjut dengan pembukaan di Gedung O5 Lantai 3 FIP UNESA. Rangkaian pembukaan mencakup menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UNESA, dan Mars FIP, kemudian sambutan Ketua Pelaksana, Ketua Himpunan Mahasiswa BK, Pembina HMP BK, Koordinator Program Studi, dan Dekan. Setelah itu, mahasiswa baru diperkenalkan kepada para dosen dan mengikuti dokumentasi bersama.
Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling FIP UNESA, Dr. Evi Winingsih, M.Pd., menyampaikan pesan kepada mahasiswa baru agar menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk bertumbuh, bukan hanya mengejar capaian akademik.
“Selamat datang di Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling. Perjalanan sebagai mahasiswa bukan hanya tentang memperoleh nilai yang baik, tetapi juga tentang bagaimana membangun karakter, mengembangkan kompetensi, belajar bekerja sama, dan menemukan potensi diri. Manfaatkan setiap kesempatan belajar dan jangan ragu untuk bertanya serta membangun komunikasi dengan dosen maupun teman. Jadilah mahasiswa yang aktif, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan.”
Semangat kebersamaan juga dibangun melalui berbagai kegiatan yang melibatkan mahasiswa baru dan sivitas akademika. Rangkaian acara mencakup flashmob, penampilan PAPI BK, materi bersama Kahima dan Wakima, ice breaking, serta materi mengenai UKT. Kegiatan kemudian ditutup dengan dokumentasi, fun time, serta doa.
Selain agenda bersama, pembagian ruang kepenasehatan DPA juga telah disiapkan untuk mendukung proses pendampingan akademik mahasiswa. Dokumen kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa baru diarahkan kepada DPA dan pendamping masing-masing sesuai pembagian yang telah ditetapkan, dengan beberapa sesi kepenasehatan berlangsung di ruang yang berbeda, termasuk ruang konseling kelompok, ruang observasi, ruang laktasi, serta ruang-ruang kelas di lingkungan FIP UNESA.
Kehadiran DPA sejak awal masa studi menjadi bagian penting dari sistem pendampingan mahasiswa. Melalui kepenasehatan, mahasiswa dapat memperoleh ruang untuk mendiskusikan perencanaan studi, memahami proses akademik, serta membangun kebiasaan belajar yang lebih terarah. Pendampingan tersebut diharapkan membantu mahasiswa menjalani masa studi secara lebih adaptif dan bertanggung jawab.
PKKMB Prodi S1 BK 2026 juga memperlihatkan bahwa proses pendidikan berkualitas tidak dimulai ketika mahasiswa memasuki ruang kuliah dan menerima materi perkuliahan. Pendidikan berkualitas dimulai sejak mahasiswa merasa diterima, memahami lingkungan belajarnya, mengetahui kepada siapa mereka dapat meminta pendampingan, serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
Hal tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas). Kontribusi terhadap SDGs 4 tidak hanya diwujudkan melalui proses pembelajaran formal, tetapi juga melalui penciptaan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan mahasiswa secara akademik, sosial, dan personal.
Bagi Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling, prinsip tersebut menjadi semakin relevan karena mahasiswa tidak hanya dipersiapkan sebagai individu yang menguasai pengetahuan dan keterampilan akademik, tetapi juga sebagai calon tenaga profesional yang kelak berperan dalam membantu perkembangan peserta didik dan masyarakat. Karena itu, sejak awal mahasiswa perlu dibiasakan untuk memiliki kepedulian, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, tanggung jawab, serta kesadaran terhadap perkembangan dirinya.
Rangkaian PKKMB yang memadukan pengenalan lingkungan, kepenasehatan akademik, interaksi dengan dosen, penguatan relasi antarmahasiswa, pengenalan kehidupan kemahasiswaan, hingga aktivitas yang bersifat rekreatif menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem tersebut.
Melalui PKKMB Prodi S1 BK 2026, mahasiswa baru diharapkan tidak sekadar mengenal kampus dan program studi, tetapi juga mulai memahami bahwa menjadi mahasiswa Bimbingan dan Konseling berarti menjalani proses panjang untuk menjadi pribadi yang kompeten, reflektif, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi bagi sesama.
Dengan demikian, PKKMB bukan sekadar seremoni penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi pintu masuk untuk membangun pengalaman pendidikan yang berkualitas sejak hari pertama—sejalan dengan komitmen Prodi S1 Bimbingan dan Konseling FIP UNESA dalam mendukung pencapaian SDGs 4 melalui pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa.