PKM Internasional BK UNESA Dukung SDGs 4 melalui Penguatan Kompetensi Guru dan Pendampingan Belajar di Sekolah Indonesia Johor Bahru
Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB), Malaysia pada 15–16 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud komitmen Prodi BK UNESA dalam mendukung Sustainable Development Goal (SDGs) 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi pendidik, peningkatan kualitas pendampingan belajar, serta pengembangan layanan bimbingan dan konseling di lingkungan Sekolah Indonesia Luar Negeri.
Mengusung tema "Menguatkan Kompetensi, Kesehatan Mental, dan Pendampingan Belajar untuk Siswa dan Guru yang Berkualitas," kegiatan ini menyasar guru Bimbingan dan Konseling, guru wali kelas, orang tua, serta siswa Sekolah Indonesia Johor Bahru. Program dirancang untuk memperkuat kapasitas pendidik dalam memberikan layanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik sekaligus membangun ekosistem sekolah yang mendukung perkembangan akademik maupun kesejahteraan psikologis siswa.
Tim PKM Internasional Prodi BK UNESA terdiri atas Dr. Elisabeth Christiana, M.Pd., Dr. Ari Khusumadewi, M.Pd., Dr. Devi Ratnasari, M.Pd., Muhamad Afifudin Ghozali, S.Pd., M.Couns., Gr., Ela Nur Fadilah, S.Pd., M.Pd., dan Dita Kurnia Sari, M.Pd. Keenam dosen menghadirkan berbagai kegiatan berupa seminar, workshop, pelatihan, serta pendampingan yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata warga SIJB.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan mengenai strategi pendampingan belajar siswa, pengembangan layanan bimbingan dan konseling, peningkatan kompetensi guru BK dan guru wali, penguatan kesehatan mental peserta didik, serta praktik-praktik pembelajaran yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, aman, dan berorientasi pada perkembangan siswa secara utuh.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, praktik penyusunan program layanan, serta konsultasi bersama tim dosen. Pendekatan tersebut memungkinkan peserta tidak hanya memperoleh wawasan teoritis, tetapi juga menghasilkan rencana tindak lanjut yang dapat langsung diimplementasikan di lingkungan SIJB.
Kepala Sekolah Indonesia Johor Bahru, Erry Kananga, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Program Studi S1 BK UNESA.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran tim dosen BK UNESA di SIJB. Materi yang diberikan sangat sesuai dengan kebutuhan guru maupun siswa kami. Pendekatan yang digunakan bersifat aplikatif sehingga dapat langsung diterapkan dalam proses pendampingan belajar dan layanan bimbingan di sekolah. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut melalui berbagai program pengembangan kapasitas guru dan inovasi pendidikan lainnya."
Ketua tim PKM menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperluas kontribusi keilmuan Bimbingan dan Konseling pada tingkat internasional. Melalui kolaborasi dengan Sekolah Indonesia Johor Bahru, Prodi BK UNESA berupaya menghadirkan praktik-praktik pendidikan yang berdampak serta mampu menjawab kebutuhan sekolah Indonesia di luar negeri.
Ke depan, kolaborasi antara Prodi BK UNESA dan SIJB diharapkan berkembang dalam bentuk penyusunan modul pendampingan belajar, penelitian kolaboratif, pengembangan media layanan BK, pelatihan guru secara berkala, serta berbagai program akademik lainnya yang mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling FIP UNESA memberikan kontribusi nyata terhadap SDGs 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi pendidik, penguatan layanan bimbingan dan konseling, pengembangan pendampingan belajar yang efektif, serta perluasan akses terhadap praktik pendidikan berkualitas bagi Sekolah Indonesia di luar negeri.
Sebagai bagian dari komitmen internasionalisasi dan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, PKM Internasional ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan yang mampu menghadirkan inovasi pendidikan sekaligus memperkuat kualitas layanan bagi guru, siswa, dan komunitas pendidikan Indonesia di mancanegara.