Prodi BK UNESA Selenggarakan Workshop IMPACT-MP untuk Memperkuat Persiapan Mahasiswa Program Mobilitas Akademik
Surabaya, 2 Agustus 2026 — Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan Workshop IMPACT-MP (Impact Mobility Preparation) sebagai bagian dari kegiatan aktualisasi dengan tema “Optimalisasi Persiapan Mahasiswa Program Mobilitas Akademik melalui Program IMPACT-MP.” Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet pada Minggu, 2 Agustus 2026, pukul 09.00–11.00 WIB.
Workshop ditujukan bagi mahasiswa S1 Bimbingan dan Konseling yang mengikuti program mobilitas akademik, seperti PLP, magang, magang riset, dan pertukaran mahasiswa. Kegiatan ini dikembangkan untuk membantu mahasiswa memiliki persiapan yang lebih terarah sebelum melaksanakan kegiatan di lokasi mitra.
Program IMPACT-MP dikembangkan sebagai sistem pembekalan yang mendorong mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan yang akan dilakukan, tetapi juga mulai memikirkan kebutuhan mitra, arah kegiatan, serta luaran yang dapat dihasilkan dan dimanfaatkan. Pendekatan tersebut sejalan dengan penguatan orientasi kerja sama perguruan tinggi dari sekadar pemenuhan dokumen menuju implementasi kegiatan dan luaran yang memberikan manfaat.
Dalam workshop, mahasiswa diperkenalkan pada lima komponen utama IMPACT-MP, yaitu Needs Assessment, Impact Roadmap, Output Design, Implementation Guide, serta Monitoring & Reflection. Kelima komponen tersebut kemudian dipadatkan ke dalam perangkat kerja mahasiswa berupa Portofolio IMPACT-MP sehingga proses pembekalan dapat dilakukan secara lebih sederhana dan praktis.
Salah satu penekanan workshop adalah kemampuan mahasiswa untuk menghubungkan kebutuhan mitra dengan kegiatan yang akan dilakukan. Mahasiswa diarahkan untuk terlebih dahulu mengenali kondisi dan kebutuhan mitra, menentukan arah kegiatan, kemudian merancang luaran serta langkah pelaksanaannya. Rencana tersebut selanjutnya dapat disesuaikan kembali setelah mahasiswa memperoleh informasi yang lebih lengkap dari mitra.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penjelasan materi, praktik pengisian worksheet, diskusi, serta penyusunan Portofolio IMPACT-MP. Dokumentasi pelaksanaan menunjukkan keterlibatan mahasiswa dalam mengikuti pembekalan dan mengerjakan perangkat yang telah disiapkan.
Dita Kurnia Sari, M.Pd., selaku pengembang Program IMPACT-MP, menyampaikan bahwa pembekalan dirancang sesederhana mungkin agar dapat digunakan mahasiswa secara langsung.
“Mahasiswa tidak perlu dibebani dengan banyak perangkat. Yang penting sebelum berangkat sudah punya gambaran tentang kebutuhan mitra, kegiatan yang akan dilakukan, dan luaran yang ingin dihasilkan.”
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki gambaran awal yang lebih jelas mengenai persiapan program mobilitas akademik dan dapat menggunakan Portofolio IMPACT-MP sebagai pedoman awal yang masih dapat disesuaikan dengan kondisi mitra.
Mendukung SDGs
Pelaksanaan Workshop IMPACT-MP berkontribusi secara langsung terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas), melalui penguatan kesiapan, pengalaman belajar, dan kompetensi mahasiswa dalam mengikuti program mobilitas akademik dan SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui penguatan implementasi kerja sama antara Program Studi dan mitra dengan mendorong kegiatan mahasiswa yang lebih terarah pada kebutuhan dan manfaat bagi mitra.
Program IMPACT-MP selanjutnya dapat dikembangkan dan disempurnakan berdasarkan pengalaman pelaksanaan serta masukan mahasiswa dan pihak terkait. Perangkat yang telah dikembangkan diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pembekalan awal bagi mahasiswa Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling yang akan mengikuti berbagai bentuk mobilitas akademik.