Sosialisasi Mobilitas Akademik BK UNESA Dukung SDGs 4 dan SDGs 17 melalui Penguatan Kolaborasi dan Luaran Berdampak Mahasiswa
Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan Sosialisasi Mobilitas Akademik 2026 sebagai upaya mendukung pencapaian SDGs 4 (Quality Education) dan SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), kolaborasi dengan mitra, serta pengembangan luaran yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan secara berani melalui Zoom Meeting pada Minggu, 28 Juni 2026 ini diikuti oleh mahasiswa yang akan mengikuti Program Mobilitas Akademik pada Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Sosialisasi yang dipandu oleh Dr. Evi Winingsih, M.Pd. selaku Koordinator Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling serta Dita Kurnia Sari, M.Pd. selaku Tim Mobilitas Akademik dan Kerja Sama Prodi.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif mengenai berbagai skema Mobilitas Akademik yang dapat dipilih, meliputi Magang Nonkependidikan, Magang Riset, Asistensi Mengajar Luar Negeri, Pertukaran Mahasiswa, serta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT). Selain menjelaskan mekanisme pelaksanaan setiap skema, narasumber juga memaparkan capaian pembelajaran, target kompetensi, serta peluang pengembangan jaringan profesional yang dapat diperoleh siswa selama mengikuti program.
Berbeda dengan pelaksanaan mobilitas akademik pada tahun-tahun sebelumnya, Program Mobilitas Akademik 2026 menitikberatkan pada implementasi kerja yang sama berdampak antara UNESA dan mitra. Oleh karena itu, setiap siswa tidak hanya melaksanakan kegiatan pembelajaran di lapangan, tetapi juga diwajibkan membangun implementasi kerja sama yang menghasilkan luaran nyata sesuai kebutuhan mitra. Mahasiswa diarahkan untuk melakukan identifikasi kebutuhan bersama sekolah, desa, perusahaan, maupun lembaga mitra sebelum menyusun program kerja dan luaran yang akan dikembangkan.
Pada sesi sosialisasi, mahasiswa juga mendapatkan pendampingan mengenai penyusunan dokumen implementasi kerja sama, mulai dari penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS), laporan kerja sama, surat pernyataan hasil kerja sama berdampak, hingga mekanisme pengunggahan dokumen ke sistem universitas. Penjelasan ini diberikan agar seluruh proses administrasi berjalan sesuai ketentuan serta mampu mendukung keinginan kerja sama antara UNESA dan mitra.
Salah satu poin utama yang ditekankan dalam sosialisasi adalah pentingnya menghasilkan luaran yang benar-benar dimanfaatkan oleh mitra, bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Mahasiswa didorong mengembangkan berbagai bentuk luaran, seperti artikel ilmiah, buku panduan, media bimbingan dan konseling, instrumen asesmen, video edukasi, modul digital, studi kasus, hingga layanan inovasi yang dapat langsung diterapkan di sekolah maupun lembaga mitra. Setiap luaran diharapkan memiliki kerinduan, memberikan manfaat nyata, serta membuka peluang kerja sama lanjutan antara Program Studi BK UNESA dan mitra.
Selain menghasilkan produk, mahasiswa juga berjanji mendokumentasikan proses pelaksanaan dan mempublikasikan dampak kegiatan melalui media massa yang berani sebagai bentuk diseminasi yang dilakukan dengan baik. Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan Direktorat Pendidikan dan Transformasi Pendidikan UNESA yang mendorong setiap implementasi kerja sama menghasilkan luaran yang terukur, terdokumentasi, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat maupun institusi mitra.
Melalui sosialisasi ini, Prodi S1 BK FIP UNESA berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai pelaksanaan mobilitas akademik, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penyusunan luaran, hingga pengembangan peluang kolaborasi jangka panjang. Program Mobilitas Akademik diharapkan menjadi wahana bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan kompetensi akademik, profesional, dan sosial dalam menghasilkan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling FIP UNESA secara langsung berkontribusi terhadap:
SDGs 4: Pendidikan Berkualitas (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran berbasis pengalaman, peningkatan kompetensi profesional siswa, dan pengembangan inovasi yang menjawab kebutuhan nyata mitra.
SDGs 17: Kemitraan untuk Tujuan Dasar melalui implementasi kerja sama strategi antara perguruan tinggi dengan sekolah, desa, dunia usaha, dunia industri, dan berbagai lembaga mitra yang menghasilkan luaran berdampak dan berkelanjutan.
Melalui Program Mobilitas Akademik 2026, Prodi S1 BK FIP UNESA menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak berhenti pada pengalaman lapangan, tetapi juga menghasilkan inovasi, publikasi, serta kemitraan yang memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, mitra, dan masyarakat secara luas.