UJIAN TERTUTUP DISERTASI DOSEN BK UNESA DUKUNG SDGS 4 MELALUI PENGUATAN INOVASI KEILMUAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Kabar membanggakan datang dari sivitas
akademika Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Surabaya. Restu Dwi Ariyanto, M.Pd., dosen Program Studi S1
BK FIP UNESA, berhasil melaksanakan Ujian Tertutup Disertasi pada Senin, 3
Agustus 2026 pukul 10.00 WIB di Ruang Ujian Disertasi Gedung O3 Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Malang.
Ujian tertutup ini merupakan salah satu
tahapan penting dalam penyelesaian studi doktor yang sekaligus menjadi wujud
kontribusi dosen dalam mendukung Sustainable Development Goal (SDGs) 4: Quality
Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan penelitian yang
inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan Indonesia.
Disertasi yang diujikan mengangkat judul
"Model Psikoedukasi Berbasis Cognitive Behavioral Social Skills Training
(CBSST) untuk Mengelola Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMA." Penelitian
tersebut menawarkan pengembangan model psikoedukasi yang mengintegrasikan
pendekatan Cognitive Behavioral Social Skills Training (CBSST) sebagai
alternatif intervensi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta
didik di jenjang sekolah menengah atas. Model ini diharapkan dapat memperkaya
khazanah keilmuan bimbingan dan konseling sekaligus menjadi salah satu inovasi
layanan yang aplikatif bagi guru BK dalam mendukung perkembangan potensi siswa.
Pelaksanaan ujian berlangsung dalam
suasana akademik yang konstruktif. Berbagai masukan, pertanyaan, dan diskusi
dari tim penguji menjadi bagian dari proses penyempurnaan hasil penelitian agar
memiliki kontribusi yang lebih kuat terhadap pengembangan ilmu pengetahuan
maupun praktik layanan bimbingan dan konseling di Indonesia.
Sebagai bentuk dukungan terhadap
peningkatan kualifikasi akademik dosen, Ketua Program Studi S1 Bimbingan dan
Konseling FIP UNESA bersama sejumlah dosen turut hadir memberikan dukungan
moral kepada Restu Dwi Ariyanto selama pelaksanaan ujian. Kehadiran sivitas
akademika tersebut mencerminkan budaya akademik yang kolaboratif sekaligus
semangat saling mendukung dalam pengembangan sumber daya manusia di lingkungan
Prodi BK UNESA.
Dalam kesempatan tersebut, Restu Dwi
Ariyanto, M.Pd. menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ujian
disertasinya.
"Alhamdulillah, saya bersyukur dapat
menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam studi doktor. Seluruh proses
penelitian memberikan banyak pengalaman berharga sekaligus memperluas
perspektif saya mengenai pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang
berbasis bukti ilmiah. Saya berharap hasil penelitian ini dapat memberikan
kontribusi bagi pengembangan praktik layanan BK di sekolah serta menjadi
referensi bagi penelitian-penelitian selanjutnya."
Ketua Program Studi S1 Bimbingan dan
Konseling FIP UNESA juga menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih.
Menurutnya, peningkatan kualifikasi akademik dosen merupakan bagian penting
dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan, kualitas
pembelajaran, produktivitas penelitian, serta pengembangan inovasi yang
berdampak bagi masyarakat.
Keberhasilan pelaksanaan ujian tertutup
ini menjadi salah satu bukti komitmen Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling
FIP UNESA dalam mendorong budaya akademik yang unggul, produktif, dan
berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan. Hasil penelitian yang
dikembangkan diharapkan tidak hanya memperkaya literatur ilmiah, tetapi juga
mampu diimplementasikan dalam layanan bimbingan dan konseling untuk
meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Melalui capaian ini, Program Studi S1
Bimbingan dan Konseling FIP UNESA kembali menegaskan kontribusinya terhadap
SDGs 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan
kapasitas akademik dosen, pengembangan riset inovatif, serta penguatan kualitas
pendidikan tinggi yang menghasilkan solusi berbasis keilmuan bagi dunia
pendidikan.
Program Studi S1 BK FIP UNESA mengucapkan
selamat kepada Restu Dwi Ariyanto, M.Pd. atas terlaksananya Ujian Tertutup
Disertasi. Semoga seluruh proses penyelesaian studi doktor berjalan lancar
hingga meraih gelar doktor, serta hasil penelitian yang dihasilkan dapat
memberikan manfaat yang luas bagi pengembangan keilmuan bimbingan dan
konseling, dunia pendidikan, dan masyarakat.