Kuliah Tamu UNESA dan AMKU Kazakhstan: Mengulas Transformasi Peran Konselor dalam Pendidikan Inklusif
Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kuliah tamu internasional bersama Abay Myrzakhmetov Kokshetau University (AMKU), Kazakhstan, dengan tema “The Transformation of Counselors' Role in Inclusive Education”.
Acara ini
menghadirkan Dr. Asieline Wahyu Tri Ardyanti, M.M., dosen Bimbingan dan
Konseling UNESA, sebagai narasumber utama. Ia memaparkan dinamika perubahan
peran konselor dalam mendukung sistem pendidikan inklusif yang semakin kompleks
dan beragam. Kuliah tamu ini dimoderatori oleh Yunica Putri Arfianti, M.Pd.,
dosen muda BK UNESA yang juga aktif dalam pengembangan layanan konseling
multikultural.
Dalam
pemaparannya, Dr. Asieline menekankan bahwa peran konselor kini tidak hanya
terbatas pada penyedia layanan konseling individual, tetapi juga mencakup
advokasi, kolaborasi lintas profesi, serta pengembangan kebijakan sekolah yang
berpihak pada peserta didik berkebutuhan khusus. “Pendidikan inklusif menuntut
konselor untuk adaptif dan sensitif terhadap keberagaman. Konselor harus hadir
sebagai jembatan antara peserta didik, guru, dan orang tua,” jelasnya.
Kerja
sama UNESA dengan AMKU ini menjadi wujud komitmen kedua institusi dalam
memperkuat perspektif global dalam pendidikan dan konseling. Mahasiswa dan
dosen dari kedua universitas antusias mengikuti sesi ini melalui platform
daring, yang juga membuka ruang diskusi seputar praktik pendidikan inklusif di
masing-masing negara.
Dengan
adanya kuliah tamu internasional ini, diharapkan wawasan civitas akademika
UNESA semakin luas dalam memahami peran strategis konselor di tengah tantangan
pendidikan, khususnya dalam konteks inklusivitas dan keadilan pendidikan.
Penulis:
Yunica Putri Arfianti